Setelah beberapa bulan konsentrasi bagaimana cara DRP bisa masuk pada database server ERP cabang CSA akhirnya ketemu juga caranya.
Sebelumnya beberapa metode sudah dicoba mulai dari mirroring, replikasi yang snapshot atau replikasi yang lainnya juga itu pun sudah di coba, namun hasilnya belum sesuai dengan apa yang diinginkan perusahaan. Perlu mengkaji lebih dalam, apa sih sebenarnya yang diinginkan perusahaan untuk penyelamatan dan pemulihan data pasca bencana?. Padahal pada sistem ERP nya sudah menyediakan salah metode DRP yaitu “backup/restore”, namun hal ini dilakukan secara manual yang dilakukan setiap jam12(waktu istirahat) dan jam 17.00 (waktu pulang). Backup database ERP oleh pihak manajemen dibuat SOP untuk cabang-cabang sehingga mereka yang ditunjuk sebagai PIC nya akan melakukan hal itu setiap harinya.
Nah sempat kejadian, pada cabang CSA-SBY, pada suatu ketika server mengalami down-time karna apalah itu gk tau penyebabnya (tutup kuping + tutup trlinga mode ON
) akibatnya data *.mdf (file database yang berisi semua transaksi dan operational perusahaan) failur shg ERP system tidak dapt berjalan dengan normal. pas2 akhir bulan lagi (mati koen!). Akhirnya, team mengambil data hasil backup yg jam12 untuk direstore karna downtime pas2 lembur nya skitar pukul 19.00 celakanya yang jam 17.00 pihak cabang tidak melakukan backup karna mereka pikir akan membackup pada waktu pulang kerja. Ya sudah, mau gimana lagi data transaksi jam 1 siang sampai jam 19.00 semua hilang,dan dilakukan proses input lagi, padahal berkas yang akan dinput setumpuk transaksi ya udah lembur input jack
.
Dari, kejadian ini pihak manajemen mengambil sikap bagaimana database ERP bisa dicover setidaknya tidak tunggu backup jam 12 dan jam 17 meminamilisir ketika ada bencana spt yg terjadi diatas tadi. Kamu mencoba menanamkan sistem automatic backup real time yang berjalan pada saat user bekerja yang mampu mongkover data jam 10 dan jam 3 siang. Namun, sistem backup yang digunakan bukan backupFULL melainkan sistem differential. Apa backup differential?? silahkan cari tau ya…
Kebetulan Database yang digunakan adalah MSSQL2008 std edition yang mana Agent system dari SQL ini bisa berjalan menurut waktu yg telah kita tentukan.
sekilas tentang DRP, yaitu Disaster Recovery Plan merupakan sebuah sistem pemulihan bencana terhadap data2 penting yang mana dikususkan pada server. Untuk mengkaji hal ini lebih lanjut diperlukan pemahaman mendasar terhadap DRP ini, banyak milis,forum serta website bercerita tentang hal ini, namun cerita saya diatas lebih memfokuskan pada database ERP system dengan metode “automatic backup”.
sudah sekian dulu,untuk DRP pada SQL 2008 express saya akan posting diberikutnya!

